Before Sunset [movie review]

Have you ever falling in love with stranger on one last night?

berawal dari iseng-iseng nyari film drama di IMDB, saya bertemu dengan judul ‘before sunrise & before sunset’ dengan rating cukup fantastis di IMDB sekitar 8++ dan saya membatin dalam hati ‘I must watch these movies’, setelah saya mencari di tempat rental film kesayangan, saya baru mendapatkan ‘Before Sunset’

bsunset3

dan ternyata Before Sunset ini kelanjutan dari Before Sunrise – yah kecewa dong saya, tetapi ternyata nggak, disini tetap dijelaskan lagi sedikit highlight ‘Before Sunrise’ sekilas yg saya tahu film ini bercerita tentang kisah cinta antara Jesse & Celine dimana mereka bertemu di kereta dan mereka harus berpisah namun mereka memutuskan untuk bertemu kembali di Wina pada tanggal dan tempat yg sudah diputuskan bersama[sekilas Before Sunrise] , lucunya mereka tidak bertukar contact  – bayangkan kalo sekarang ya, pasti udah tukeran pin BBM ato minimal googling di media social hahaha.

bsunset2

nah di Before Sunset ini, mereka bertemu kembali dengan situasi dan kondisi yg berbeda. Jujur awal saya nonton film ini, saya sudah ekspektasi bakal banyak adegan romantis, like usually romantic drama do, eh ternyata isinya cuman percakapan 2 orang – ya 2 orang selama 80 menit, hampir saya matikan karena takut bosan, tetapi lama-lama saya tau apa yg bikin IMDB ngasi rating 8++

karena percakapan mereka itu lucu sekali, bermutu, sampe sekarang saya jujur masi terus terang heran, bisa ya 2 manusia punya banyak sekali pembicaraan untuk dibahas. Pada film ini banyak quotes menarik dimana nanti akan saya paparkan disini dari sumber saya di pinterest.

Anyway, saya rekomendasikan film triologi ini sebagai film drama yg wajib ditonton. Oh ya, kenapa saya bilang triologi, karena ternyata after Before Sunset, Before Midnight baru di release Juni 2013 kemarin, dimana tentang lanjutan Before Sunset.

btriology

So happy watching everyone!

 

 

You may also like

4 Comments

  1. Aku udah nonton tiga-tiganya dan aku termasuk generasi yang menunggu lanjutan film ini. Filmnya emang tentang ngobrol2, banyak filosofinya. Kalau mau lanjutannya aku cariin bajakannya. Hehehe maaf menawarkan barang yang melanggar hukum.

    1. hahahahahaha, aku sudah dapet download-annya malah mbak [semoga ngga kena UU ITE] wkwkwk, minggu ini mau rencanain lanjutin nonton lagi, soalnya kmren nonton kepotong separuh. Seneng banget sama pasangan ini,seru aja – apa saja bisa diomongkan mulai dari kucing melahirkan sampe kedamaian dunia 😀 ada referensi film sejenis kah mbak?

      1. Ada film perancis yang ngoceh2 ngomong aja. Tapi pakai bahasa perancis, judulnya Le prénom. Seorang bapak ditanya mau kasih nama apa buat anaknya, dia jawab ngasal mau ngasih nama Adolf, heboh lah orang2 diskusi. Padahal si bapak cuma asbun.

        hah aku gaptek gak tahu cara download film.

Leave a Reply