Saya dan Sindrom Nefrotik

Setelah lama jarang update untuk menulis, kali ini saya ingin bercerita mengenai karunia (saya bilang karunia) yang diderita oleh Adek saya, yaitu Sindrom Nefrotik.

kidney

Sindrom Nefrotik merupakan penyakit dari ginjal, disini saya tidak akan menjelaskan dengan teralu detail dengan bahasa medis yang sulit dipahami bagi orang awam.

Intinya, sindrom Nefrotik adalah penyakit mengenai ginjal yang terluka. Banyak hal yang membuat ginjal terluka, semisal kurang minum air putih, efek samping obat dan lain lain.

Seperti yang di derita oleh adek saya, sindrom nefrotik yang ia derita disebabkan selain kurang minum air putih juga disebabkan seringnya minum obat antibiotik dari dokter yang tidak dihabiskan.

Gejala awal pada sindrom nefrotik ini yang saya tahu adalah terjadi pembengkakan pada tubuh dimulai dari kaki sampe atas, sehingga menyebabkan sesak napas.

Sesak napas ini diakibatkan oleh pembengkakan yang tadi, dimana tubuh menjadi bengkak akibat cairan yang seharusnya mengikat darah malah mengendap di dalam tubuh, sehingga badan membengkak.

Cairan dan darah seharusnya bersatu melalui albumin, dimana penderita yang mengalami sindrom nefrotik ini akan mengalami hasil test albumin yang rendah.

Ketika Ginjal sedang terluka, proses untuk penyaringanpun bermasalah, penderita sindrom ini juga mempunyai tanda-tanda ketika buang air kecil, urine tersebut mengeluarkan busa. Busa tersebut dikarenakan protein yang keluar, dimana seharusnya protein tersebut tidak boleh keluar.

Saran dari saya, apabila ada sodara atau teman anda yang mengalami sedikit gejala diatas, segeralah bawa ke rumah sakit terdekat.

Balik lagi mengenai sindrom ini, bagaimana kami menangani hal ini?

Saya yakin , keluarga mana, yang salah satu anggota keluarganya sakit dan tidak sedih?

Saya pun merasa sedih,saya tidak menyangka bahwa adek saya bisa terkena penyakit seperti ini, dimana proses recoverynya pun membutuhkan waktu yang cukup lama dan sewaktu-waktu bisa muncul kembali.

Saya jadi ingat, ketika semangat untuk sembuh juga tidak hanya ditunjukan bagi sang penderita, tetapi bagi tim support sang penderita, dimana dalam hal ini, (saya,mama,bapak,dan gemma adek saya yg paling kecil) merupakan tim support sang penderita.

Dengan adanya penyakit ini, saya pun diajari bahwa pentingnya positif thinking dan mensyukuri karunia yang sudah Tuhan berikan.

“sakit kok karunia”

mungkin banyak orang yang mengira bahwa karunia adalah sesuatu yang enak-enak yang membuat bahagia, dengan adanya case yang saya alami, saya menambahkan, di dalam suatu kesakitan,ketidakbahagiaan, penyangkalan dan lain-lain, itu merupakan suatu karunia, ya karunia yang sedang di dalam proses.

Dengan adanya penyakit ini, kita bisa tau bahwa tubuh kita memerlukan istirahat dan yang paling penting adalah kita sadar bahwa Tuhan selalu menyertai kita, menyertai dalam setiap proses ini dan akan lebih baik lagi jika kita bersyukur di dalam setiap proses karunia tersebut.

Amin.

13ba6be7225cba1d8e2d7315de696679

sumber gambar : pinterest

You may also like

2 Comments

Leave a Reply