Jealous [Management Love Relationship]

Disclaimer : tulisan dibawah ditulis merupakan opini pribadi penulis ketika hubungan pacaran, tidak berlaku untuk hubungan cinta suami istri, karena sang penulis belom terikat pernikahan 😀

Pernah denger kalimat kalo cemburu itu tanda cinta ngga?

ee66d0dce97603ab963d59912ed2b200

malem-malem gini posting tentang jealous, well inilah pandangan saya tentang jealous dalam manajemen hubungan cinta [ceileh] .

ketika ditanya saya ini tipe posesif ato ngga dengan pasangan saya, menurut saya sih [ini saya yang ngerasa] saya ngga posesif tapi ketika ditanya saya ini cemburuan ato ngga bisa dibilang iya,saya tipe pencemburu, apalagi kalo pasangan saya punya hubungan pribadi dengan wanita lain tanpa saya tahu, bukannya saya ngga kasih ijin atau terkesan posesif, cuman saya paling ngga suka kalo ternyata ada udang dibalik batu dibalik hubungan itu.

bb8261a1b440405e10f0b4ffaad40698

Cemburu buat saya itu wajar dan normal dalam suatu hubungan, namun [ada namun-nya dan tapi] harus sewajarnya, bukan berarti cemburu itu harus sampe mengalahi  penyelidikan agen FBI[sampe ada guyonannya loh], walopun terkadang wanita seperti itu ya saking jealousnya  [see my picture below]

a8e0e21cc69d5e05355db11ed9482e1e

harus ada batasan yang wajar ketika cemburu, kalo bisa cemburu dengan gaya yang berkelas.

Misal contoh cemburu yang berkelas, ngga perlu sampe nangis-nangis untuk mengungkapkan kalo kita cemburu, cukup berikan statment ‘saya cemburu’ dan percayalah kalo pasangan kamu itu sayang, dia akan mengerti dengan tidak akan membuatmu kecewa, dia akan tahu batasannya bahkan akan berdiskusi dengan pasangannya batasannya sampai sejauh apa.

fe5596dbbb952f1f9b23aa1b80ea4504

Cemburu juga akan lebih bahaya lagi jika tidak ada dalam suatu hubungan cinta, sangat bahaya karena jika rasa cemburu hilang, buat saya berarti rasa memiliki pasangan saya-pun sudah pudar ataupun hilang. Sehingga saya disini percaya bahwa cemburu merupakan salah satu tanda sayang seseorang terhadap pasangannya.

64939736816ecb2a3357372bd7a0a9ba

Berdasarkan pengalaman saya, untuk mengatasi rasa cemburu, biasanya saya selalu think positif dan belajar percaya karena ketika pasangan itu benar-benar sayang sama saya, dia pasti akan jujur, akan menjaga rasa percayanya saya ke dia dan akan berusaha untuk tidak membuat saya kecewa.

saya sendiri sering menyemangati diri sendiri ketika sedang dilanda rasa cemburu [ceileh] saya percaya satu hal bahwa Tuhan tidak tidur, bukan berarti saya mengancam pasangan saya, tapi disini lebih menegaskan bahwa ketika pasangan saya berbohong dengan saya, apapun itu cepat atau lambat pasti akan ketahuan.

1f1ae8a19584646f2fa252f150adb2af

Sehingga cemburu itu erat kaitannya dengan keterbukaan/kejujuran. Lebih baik jujur di awal ketimbang jujur di akhir- efeknya jauh lebih enak di awal karena bisa kita cari solusinya, ketimbang jujur di akhir.

Kesimpulannya dari opini saya malam hari ini :

cemburu itu wajar tetapi harus ada batasnya, ada terms & conditionnya, cemburu akan lebih indah jika awalnya sudah jujur terlebih dahulu. Utarakan rasa cemburu dengan cara yang pantas dan berkelas.

sebagai kalimat penutup, saya tutup dengan kutipan ini :

“When in a relationship, a real man doesn’t make his woman jealous of others, he makes others jealous of his woman.”- Steve Maraboli

dd48e51fde5ebe7645cc112638dc546f

so readers, ada yang mau berbagi opini tentang cemburu terhadap pasangannya?

 

*Semoga semua makhluk dan umat di sekitar kita berbahagia selalu. Amin*

 

You may also like

1 Comment

Leave a Reply