Good is not enough when better is expected

sumber by google
sumber by google

Masih ingat dengan cerita saya mengenai service exellence disini?

setelah saya belajar ilmu HR hari ini, secara tidak sengaja saya menemukan seorang CEO terkemuka dari sebuah perusahaan telekomunikasi yang masih sempat untuk menulis di dalam blognya, selain salah satu poin positif buat saya – seorang CEO masih sempat berbagi ide untuk masyarakat.

Saya iseng membaca jurnalnya dan menemukan ceritanya mengenai pengalamannya menggunakan salah satu maskapai penerbangan di Indonesia yang dulu awalnya pelayanannya jauh diatas kata memuaskan namun sekarang menurut saya pelayanannya jauh lebih baik dan mungkin salah satu maskapai penerbangan terbaik di indonesia dalam segi hal service experience -nya.

Saya sendiri bekerja pada salah satu perusahaan telekomunikasi, dimana kami menjual jasa.

Jasa adalah sesuatu yang tidak bisa diukur secara kasat mata tetapi jasa dapat diukur dengan cara kepuasan.

Masyarakat di Indonesia sendiri saat ini cukup pintar dalam mengambil keputusan membeli sesuatu apalagi yang namanya membeli jasa.

Beberapa memilih membayar mahal asal sesuai dengan ekspektasi ato bahkan lebih dari ekspektasi yang mereka bayangkan, ketimbang memilih murah tapi pelayanannya tidak memuaskan.

Pelayanan yang memuaskan, sekali lagi adalah PR dan tugas utama bagi salah satu sektor industri jasa. Bagaimana kita tidak hanya memberikan pelayanan yang memuaskan namun kita juga mencoba berbagi pengalaman bersama pelanggan [customer experience].

customer-experience-model

Suatu hari, ketika saya pulang bersama mbak Olyvia melewati salah satu tempat service mobil terbesar di Indonesia, disitu kami melihat seorang satpam yang mencoba memberikan service terbaik untuk siapapun dengan cara memastikan mobil yang keluar dari tempat service tersebut ke jalan raya dengan aman sampai-sampai  satpam tersebut posisinya berada di tengah jalan

menurut saya, ketika dia memastikan mobil yang keluar itu aman dari tempat tersebut, satpam tersebut mempunyai mindset untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik tanpa peduli apakah customer tersebut merasa mendapatkan service experience  ato tidak, buat saya, satpam tersebut  sudah melakukan service exellence.

Salut untuk industri jasa yang sudah menerapkan service exellence dari setiap lini.

Lalu apakah dengan memberikan service exellence yang baik, perusahaan tersebut telah selesai PR-nya?

jawaban saya adalah NO.

mengapa begitu?

karena buat saya, [seperti judul diatas]

Good is not enough when Better is Expected.

saya dapat judul diatas ketika membaca tanggapan dari maskapai penerbangan tersebut ketika membaca tulisan CEO telekomunikasi tersebut, serta ketika saya juga sempat training service exellence beberapa waktu yang lalu.

Baik itu ngga cukup loh, kalo memang ada yang lebih baik.

Jika perusahaan anda, sekarang sudah dalam tahap baik dari segi pelayanannya, mengapa anda tidak meningkatkan lebih baik lagi?

Dengan pelayanan yang lebih baik lagi, saya jamin meskipun perusahaan anda sama dengan perusahaan lainnya, namun anda lebih unggul ya dikarenakan  perusahaan anda memang berbeda yaitu dengan membuat mindset kepada seluruh lini perusahaan  bahwa “Good is not enough when better is expected”

tetapi tentunya dengan penekanan bahwa semua lini didalam perusahaan anda harus mempunyai jiwa melayani dengan tulus dan ikhlas.

Itulah PR praktisi HR sekarang saya rasa, terutama HR dari perusahaan jasa.

Mereka tidak hanya seharusnya bisa merekrut karyawan yang berpotensi secara skill namun juga harus ada sifat dan jiwa melayani.

dan sekali lagi saya katakan, akan menjadi poin plus jika tidak hanya perusahaan jasa yang berubah dengan service exellence-nya.

Saya rasa setiap bidang perusahaan ataupun dalam skala pemerintahan-pun akan lebih maju dan lebih baik jika terjadi pembenahan service exellence-nya.

So, sudahkah anda memberikan service terbaik anda hari ini kepada sesama?

ServExcelLogo

salam service exellence 

*terima kasih untuk Garuda Indonesia sharing knowlegdenya*

You may also like

5 Comments

Leave a Reply