Day 01: About single-life #misi30

apaan sih misi#30?

Disaat kemaren lagi iseng-iseng liat pinterest tentang quote, ketemu gambar yang judulnya “30 Day Challenge ” jadi isi dalam gambar disitu adalah tantangan setiap hari untuk menulis tentang tantangan yg udah dituliskan disitu, iseng-iseng daku save.

Lalu semalam melihat presentasi TEDx-nya Mas Rene CC [hai mas Rene, awesome speech! Thanks Mas!] tentang #Misi21 mengenai misi yg mengharuskan kita untuk melakukan sesuatu yg baru selama 21 hari-lalu di tweetkan dengan hastag #misi21. Lalu datanglah ide ini, emang sih daku ga kreatif-kreatif amat, buktinya ini bukan tantangan baru, alias tantangannya juga dari gambar di pinterest, but at least I try right? 😀 *ngeles.com*

Dan sometimes kadang disaat daku penuh dengan deadline, idenya malah kebanyakan nulis [maafkeun saya ya Bos!], disaat lagi banyak deadline kerjaan menanti, di kepala saya malah isinya tentang writing-writing and writing. Doh! But overall, semoga #misi30 ini berjalan dengan lancar dan baik. Amin. So here we go :

Day 1 : Your current relationship,if single discuss how single life is.

Single life. Hello Single atau Jomblo atau Jones [gw ga Jones ye :p]

single1

Hampir setengah tahun single, ga perlu dijembrengin lah daftar berapa kali daku berkomitmen dengan laki-laki.

Jadi gimana perasaannya single?

Sangat muna kalo daku bilang rasanya biasa-biasa aja, sometimes I’m Happy karena ngga ada yang perlu ngatur-ngatur, ga ada yang ganggu jam saya ketika lagi nonton HIMYM karena harus telpon-telponan,tapi ada juga saat ketika saya seharusnya senang tetapi malah sedih  dikarenakan di saat saya ingin share kebahagiaan saya ketika project di kantor saya berhasil/saya mendapatkan project baru, selain keluarga yang mendengar untuk pertama kali [of course, family first!] saya juga ingin menceritakannya kepada pacar – masalahnya adalah  saya ga punya pacar 🙁

Untuk invitation wedding yang sudah saya terima, dan teman-teman/keluarga yang selalu bertanya tentang kalimat keramat “kapan…” itu sudah daku anggap biasa, anggap saja, mereka benar care too much, sampe bener-bener kepo ama kita 😀 pernah juga ada yang nakut-nakutin saya kalo bentar lagi kiamat dan saya harus  segera menikah, saya jawab dengan cukup bijak [menurut daku bijak sih 😀 ] : kenapa harus takut kiamat? bukanya semua orang pasti meninggal? [seperti jawaban patch adam saat disidang dihadapan para dokter] emangnya kalo menikah menyelesaikan masalah ? ato kalo menikah, kiamatnya bisa di pending gitu? emang situ sekretarisnya Tuhan yee? hahaha. Dan orangnya langsung ngacir ga jelas.

Lalu, sebenarnya perasannya gimana ketika single?

saya ngga menyatakannya ini perasaan galau, tapi lebih ke 50:50. ada happy ada sad-nya juga.

Ketika kita single, buat daku kesempatan itu terbuka lebar. Kesempatan untuk meraih hal-hal yang kita harus rasakan sebelum berkomitmen. Bukannya daku ngajarin untuk kita tidak berkomitmen, namun semua itu ada masanya.

Ketika sudah puas single maka saatnya kita berkomitmen.

single2

kata kuncinya adalah :semua ada masanya.

Dengan single, daku jadi lebih optimist dalam harapan dan mengerjakan mimpi yang belum tercapai. Dalam memilih teman/pasangan lebih banyak lagi filternya seperti pepatah bilang : jangan mengulangi kesalahan yang sama bukan? 😀

Single bukan kutukan juga buat daku, Baik single/berkomitmen itu hanya anugrah yang Tuhan kasih atau kesempatan yang Tuhan kasih kepada kita untuk lebih berkarya lagi.

Well thats my opinion about my relationship status.

So far daku enjoy dengan kondisi ini, kondisi yang mana liat HP ga ada yang nelpon/BBM/WA nyariin,ngingetin/ngatur-ngatur something, bebas buat nonton serial favorit tanpa harus feeling guilty, bebas buat travelling kemana aja dan kapanpun, lebih hemat dan tidak feeling guilty kalo belanja hahaha, bebas buat ketemu dan menjalin komunikasi dengan orang-orang baru.

single4

Sudahlah, buat para single , semuanya ada masanya kok. Prepare yourself for better future. Prepare evereything you need, before you cant feel single anymore.

Bukankah ada peribahasa gini ya:  Its better to be alone when single than you are feeling lonely when you are not single :p

single5

Daku tidak mengajarkan untuk menikmati single teralu lama ataupun mengatakan bahwa single adalah situasi yang paling terbaik. Tapi setidaknya ketika kamu hendak berkomitmen pastikan dia/pasangan anda yang terbaik bagi anda, pastikan anda paham sekali mengapa anda butuh berkomitmen. Tidak hanya sekedar pengganti status pada KTP/social media lainnya.

Ketika anda sudah menikmati masa-masa single, mengetahui makna komitmen dalam berhubungan lalu menemukan orang yang tepat untuk mengaplikasikannya, stop for enjoy being single, its new step for take a new chance in your life. Go and get it.

But if you dont, Enjoy your ride to be single and See you on next chapter!

You may also like

Leave a Reply