Be Grateful

“duuhhh kenapa sih pake acara mati lampu?”

“duuuh kenapa sih lama amat balasnya?”

“duuuhhhh kenapa harus macet sihh?”

Dari ketiga statment kalimat diatas siapa yang ga pernah mengeluh seperti itu angkat tangan 😀 *bahkan sang penulispun sering*

Mengeluh adalah salah satu sikap manusia baik secara sadar maupun ga sadar pasti pernah dilakukan. Pernahkah kita berhitung sehari mengeluh berapa banyak?

Can you imagine God always hear our complain everytime when we feel not comfortable with anything?

Fortunately, God never have feel bored like a human. I cant imagine if  God have feel bored 😀

Judul tulisan saya hari ini itu be gratefull, trus hubungannya sama mengeluh?

jelas berhubungan sometimes, ketika kita mengalami suatu masalah, hal yang paling pertama dilakukan mostly adalah mengeluh.

jarang sekali yang ketemu masalah terus bersyukur, “Thanks God I have problem” yang ada kita uring-uringan, merasa masalah kita paling besar sedunia,mengeluh tanpa bertindak,mengumpat bahkan sampai bunuh diri.

Menurut saya, kegiatan ini yang harusnya diubah, saya pun juga masih dalam tahap belajar dalam bersyukur.
Bersyukur menikmati masalah tanpa mengeluh.

Saya jujur masih suka mengeluh, tapi saya kurangi. Kalo bisa semakin hari semakin hari hilang rasa ingin mengeluh, seharusnya lebih banyak bersyukur.

saya pun merasakan perbedaannya, oh kalau mengeluh masalah itu selalu terbayang sampai tidur, tapi kalau kita bersyukur,pasrah dan berusaha pasti masalah cepat selesai.

Mungkin kalau setiap orang lebih banyak bersyukur, kasus bunuh diri/depresi di dunia ini bisa berkurang, bagaimana cara kita memandang suatu masalah dari objek yang berbeda dengan mengandalkan Tuhan (pastinya).

Saya sendiri pribadi selalu percaya, setiap masalah (saya sering bilang games biar naik level :p ) yang saya hadapi tidak akan pernah lebih besar dari kekuatan saya.
I can handle it without complain or less complain.

Kena macet bersyukurlah karena kita bisa menikmati naik mobil atau motor atau angkutan umum ketimbang orang-orang yang jalan kaki di tengah hutan untuk mencari rejeki.

Pelayan supermarket lelet bersyukurlah dari situ kita bisa teliti lagi dengan belanjaan kita.

Putus Cinta bersyukurlah, tersenyumlah karena kamu masih bisa menikmati cinta, bayangkan dengan orang-orang yang di diagnosa umurnya akan pendek.

Sakit keras bersyukurlah ini waktunya kamu percaya pada keajaiban Tuhan.

Punya teman tukang gosip,bawel,munafik, selalu menusuk kita dari belakang bersyukurlah karena itu tanda mereka sangat-sangat sayang dengan kita.

Tidak dianggap oleh orang lain bersyukurlah bahwa sebenarnya mereka yang tidak menganggap kamu itu benar-benar menganggap kamu ada.

Doa belum terjawab bersyukurlah berarti waktunya belum tepat bagiNya, Tuhan pasti memberikan apa yang kita butuhkan terlebih dahulu ketimbang apa yang kita minta.

Bos cerewet,suka menindas bersyukurlah bahwa bos sangat-sangat percaya pada kita.

Hutang banyak bersyukurlah karena dengan berhutang kamu belajar melunasi dan tanggung jawab.

Indah kan kalau bersyukur?

ada lagu favorit saya saat ini tentang bersyukur, lagu lama memang.

salah satu bait favorit saya  (mungkin teman-teman sudah tau)

“Hidupmu indah
Bila kau tahu
Jalan mana yang benar
Harapan ada, harapan ada
Bila kau percaya”

Hidup itu indah bila kita tahu jalan yang benar melalui bersyukur,pasrah, berusaha dan percaya akan harapan.

Be grateful always,

You may also like

Leave a Reply