A little story about Service Exellence

service excellence
service excellence

Siapa disini yang selalu menginginkan pelayanan yang prima & terbaik setiap saat dalam melakukan sesuatu terutama jika membeli sesuatu?

Saya pasti ikutan tunjuk tangan, karena buat saya sebagai konsumen saya selalu ingin mendapatkan pelayanan yang terbaik setiap saat pada sesuatu produk yang saya beli atau dapatkan secara gratis (kayaknya pelayanan prima secara gratis jarang deh ngedapetinnya)

Well, itulah inti training saya selama 3 hari yang lalu di trawas, dimana diselenggarakan oleh kantor saya dan bekerja sama dengan salah satu konsultan training terbesar di Surabaya.

Sadar ngga sih kita ini semua adalah representative dari Customer Service di dalam setiap aspek kehidupan kita?

Service Exellence menurut saya, bukan hanya tergantung oleh garda frontliner tetapi kita semua, baik itu di dalam kehidupan pekerjaan (apalagi), keluarga(disini adalah kepala keluarga) dan bermasyarakat(pak presiden dan jajarannya).

Pada dasarnya manusia tidak dapat hidup sendiri, mereka harus saling melayani- that’s it, sehingga setiap orang adalah customer service bagi sesamanya, dimana tugasnya adalah melayani orang lain.

maka pertanyaannya adalah, sudah sebagus apa tingkat kita melayani orang lain?

buruk?jelek?kurang?cukup?sangat bagus?

jawaban tersebut hanya dapat dijawab oleh si penerima pelayanan. Saya sendiri pribadi sejak mengikuti training ini (dimana sangat menginspirasi saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi-thank you) komitmen untuk selalu memberikan yang terbaik dari diri saya dalam melayani orang lain dengan cara doing extramiles!

Apa manfaatnya dari doing extramiles?

Manfaatnya adalah si customer yang saya layani dapat menemukan experience dari saya, dimana saat ini experience itu begitu penting. Mungkin banyak manusia yang sifatnya seperti saya namun ketika saya memberikan sesuatu yang lebih, si customer akan selalu mengingat saya dan memberikan kenangan yang tidak akan pernah dilupakan.

Contoh implementasi sederhananya di dalam kehidupan “doing extramiles” menurut saya sebagai berikut, saya adalah seorang kakak dan anak pertama dalam keluarga saya, ketika orang tua saya pergi(pergi keluar kota) dan saya ditinggal sendirian dengan adik-adik saya, saya pun berkewajiban(tanpa disuruh oleh orang tua saya) untuk menjaga adik-adik saya dan menjadikan diri saya sendiri seperti orang tua bagi mereka, sehingga adik-adik saya tidak merasa kehilangan akan sosok orang tua mereka dan ketika ada masalah datang yang bersifat dimana saya harus mengambil keputusan laksana seperti orang tua, maka akan saya lakukan.

(mohon maaf jika contohnya tidak relevan)

Poinnya disini adalah, betapa indahnya hidup ini jika kita sebagai sesama manusia selalu memberikan yang terbaik dari diri kita untuk melayani sesama.

So, are you ready to make a chance to serve the others with service exellence ?

You may also like

4 Comments

Leave a Reply